Lagu Anies-Sandi "Kobarkan Semangat" Dijiplak dari Lagu Rohani Yahudi?

Screenshoot lagu Anies Sandi Kobarkan Semangat
Screenshoot lagu Anies Sandi Kobarkan Semangat. (PKSTV Youtube)
Beritakepo.com. Belakangan ini lagu kampanye pasangan calon nomor urut tiga, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno yang berjudul "Kobarkan Semangat" diperbincangkan netizen di media sosial karena diduga menjiplak lagu rohani Yahudi "Hashem Meleach" yang dibawakan grup band asal Israel, Gad Elbaz & Beni Elbaz.

Berikut video klip lagu Kobarkan Semangat


Berikut video klip lagu Hashem Meleach


Ternyata lagu "Kobarkan Semangat" pernah dipakai kampanye oleh PKS pada 2014 saat PKS masih dipimpin oleh Anis Mata. Sebuah ironi, mengingat PKS selama ini mendengungkan kecaman terhadap Israel karena aksi zionisme.


Dilansir gerilyapolitik.com, lagu tersebut ternyata pertama kali dipopulerkan oleh Cheb Khaled seorang imigran Aljazair yang mengungsi ke Perancis pada tahun 1986. Penyebab diusirnya Khaled karena dia memainkan musik yang sangat dibenci oleh Kelompok Islam Garis Keras Aljazair. Cheb (yang artinya pemuda) pernah dituduh melakukan subversif karena membawakan lagu bule.

Cheb Khaled adalah penggemar band The Beatles dan James Brown yang di Aljazair saat itu sangat dibenci karena dianggap kafir. Isi lagu Cheb Khaled adalah sosial kelas masyarakat menengah, soal pelacuran dan juga alkohol. Tak heran di videoklip Cheb Khaled selalu ada visual cewek sexy.

Singkat cerita Cheb Khaled akhirnya sukses di Perancis melalui lagu C’est la Vie yang akhirnya banyak versi. Lagu itu sendiri bercerita tentang nasib imigran dan pergolakan sosial karena Arab Spring yang memakan banyak korban sipil. Bahkan lagu C’est la Vie sangat ngetop di daratan Eropa dan juga masuk ke Billboard Amerika.

Sementara menurut netizen dengan akun Twitter @Mentimoen, HASHEM itu adalah salah satu panggilan tak langsung orang Yahudi kepada Tuhan, YHWH atau Yahweh. Karena YHWH terlalu sakral, sering disebut sebagai Adonai. Namun karena Adonai juga masih dianggap suci, maka YHWH dipanggil sebagai Hashem.

Menurut @Mentimoen, Hashem berarti "Sang Nama". Sementara, Melech dalam bahasa Ibrani berarti raja. Padanan kata dalam bahasa Arab adalah Malik, yang artinya juga Raja Penguasa. Jadi Hashem Melech artinya Tuhanlah Raja.

Jadi tak heran, lagu Hashem Melech dinyanyikan oleh santri Yeshiva, sebutan untuk pesantren orang Yahudi. Lagu ini disebut diinspirasi dari Kitab Suci Ibrani, Hebrew Bible. Kitab Yesaya 44:6 mengandung pujian pada Hashem Melech.

"Beginilah firman TUHAN, Raja dan Penebus Israel, TUHAN semesta alam: "Akulah yang terdahulu dan Akulah yang terkemudian; tidak ada Allah selain dari pada-Ku," isi Yesaya 44:6 menurut kitab Perjanjian Lama Alkitab terjemahan baru.


Lalu apa tanggapan Anies-Sandi? Dilansir jakartamajubersama.com, tim Anies Sandi malah menyebut lagu mereka-lah kemungkinan dijiplak band Israel.

"Tidak mungkin lagu Kobarkan Semangat Indonesia menjiplak lagu band Israel, karena lagu Kobarkan Semangat Indonesia diterbitkan lebih dulu yaitu pada April 2014 sedangkan lagu band Israel baru diterbitkan Januari 2016.

Justru lagu Kobarkan Semangat Indonesia lebih mirip dengan lagu C’est La Vie (Inilah Hidup) oleh Cheb Khaled, pria kelahiran Aljazair, 29 Februari 1960, dan lagu tersebut diterbitkan pada September 2012."



Lalu benarkah demikian? Akun @mentimoen kembali memberikan jawaban.

"Ada netter yg bilang, ga mungkin band PKS copy dari Elbaz versi Yahudi, krn lagu PKS lahir 2014, sedangkan lagu di youtube itu thn 2016," cuit @mentimoen.

Disebutkan juga, ada akun yang mengunggaj lagu Hashem Melech yang dinyanyikan sendiri ke YouTube pada tahun 2013, sebelum PKS bikin lagu itu.

Apapun alasan PKS, mereka memang sudah meniru lagu orang lain dan ini merupakan masalah serius karena pelanggaran hak cipta.
Lagu Anies-Sandi "Kobarkan Semangat" Dijiplak dari Lagu Rohani Yahudi? Lagu Anies-Sandi "Kobarkan Semangat" Dijiplak dari Lagu Rohani Yahudi? Reviewed by Amborsius Ambarita on 4/06/2017 08:54:00 PM Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.