Netizen Ini Sebut Sandiaga Tunggak Klaim Asuransi Rp 194 M

Sandiaga Uno tertawa saat kampanye
Sandiaga Uno tertawa saat kampanye. (Istimewa)
Beritakepo.com. Setelah namanya dikaitkan dengan kasus penggelapan tanah yang berujung pada pemeriksaan di Polda Metro Jaya dan kasus tak membayar gaji wartawan Indonesia Finance Today selama 3 bulan, nama Calon Wakil Gubernur (cawagub) DKI Jakarta Sandiaga Uno dikaitkan dengan penunggakan klaim asuransi dengan jumlah total Rp 194 miliar.

Adalah akun Twitter milik @ratna_sridian yang pertama kali menyatakan hal ini. Awalnya, ia menyebut asuransi Jiwa Recapital Life (Relife), milik Sandiaga Uno dan Rossan Roeslan (Ketua KADIN) adalah 1 dari 4 perusahaan asuransi yang memiliki risk based capital (RBC) di bawah 120%.

Menurutnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sudah lama mengawasi Relife dan akhirnya menjatuhkan sanksi pembatasan kegiatan usaha (PKU). Menurut @ratna_sridian, pihak Relife sendiri tak membuka surat ini ke publik agar diketahui nasabahnya.

OJK mengultimatum Relife selama 3 bulan terhitung sejak 1 Feb 2017 untuk segera menambah modal dan menutupi tunggakan klaim asuransi ke ratusan rumah sakit dengan total Rp 194.860.720.972,54, yang terdiri dari:

1. Klaim individu Manfaat (saving)= Rp3.844.791.641,12
2. Klaim asuransi jiwa kredit sebesar Rp 60.080.090.768,00
3. Klaim GTL= Rp 318.468.750,00
4. Klaim Askes grup provider= Rp 119.999.947.948,00
5. Klaim Askes grup reimbusment= Rp 10.617.421.865,00

Akun @ratna_sridian juga menyertakan gambar yang memuat 15 halaman dokumen berisikan tunggakan klaim asuransi sebesar Rp49.303.699,081 dari 656 rumah sakit. Bila sampai batas 1 Mei 2017, Relife tidak dapat menyelesaikan tanggung jawabnya maka OJK akan mencabut izin usaha Relife.


Selain ngemplang asuransi ke ratusan rumah sakit, perusahaan asuransi milik Sandiaga Uno ini disebut juga bermasalah dengan MAGI (Mandiri Axa General Insurance) karena menunggak pembayaran klaim asuransi sebesar Rp 14 Miliar. Padahal, jumlah ini tak seberapa dibandingkan dengan total harta kekayaannya yang dilaporkan ke KPK, sebesar Rp 3,721 T.

Kasus Relfie vs MAGI sudah sampai di BANI atau Badan Arbitrase Nasional Indonesia. Recapital Life dinyatakan kalah. Selain itu, Relife juga digugat wanprestasi US$ 4,6 Juta oleh KZI Singapore dan beberapa kasus lain yang sudah diputuskan MA (Mahkamah Agung).

Dengan banyaknya tunggakan, Relife sedang berada dalam kondisi bangkrut. Nasib ratusan rumah sakit bakal gigit jari kalau awal Mei tak dibayar. Disamping itu, pembayaran iuran Jamsostek karyawan tertunggak tidak dibayarkan ke Jamsostek. Padahal karyawan telah dipotong gajinya untuk pembayaran Jamsostek namun tidak dibayarkan oleh manajemen Relife.

Beberapa karyawan yang telah mengundurkan diri hanya diberikan surat hutang, namun masih belum dibayarkan haknya. Iuran koperasi tidak dibayarkan oleh perusahaan padahal sudah dilakukan pemotongan gaji karyawan. AC ruangan telah dimatikan oleh pihak gedung karena Relife tidak mampu membayarkan biaya sewa dan service #SandiUnoNgemplang

Awalnya karyawan yang masih bekerja hanya digaji 50%. Nah per hari ini karyawan sudah mau dirumahkan bulan ini. Bulan kemarin malah sudah enggak gajian. Dalam kondisi Relife yang kolaps ini, manajemen terus berusaha Relife mencari pembeli perusahaan. Ternyata perusahaan yang sedang menjalani proses due diligence untuk membeli Recapital Life adalah China Life Insurance dari Tiongkok yang suda hmemberi penawaran dengan harga Rp 34 Miliar dan menanggung seluruh kewajiban Relife. Namun negosiasi ini terancam batal karena Relife meminta harga yang cukup mahal, setara Rp 375 M.

Hingga saat ini belum ada komentar dari pihak Sandiaga Uno.
Netizen Ini Sebut Sandiaga Tunggak Klaim Asuransi Rp 194 M Netizen Ini Sebut Sandiaga Tunggak Klaim Asuransi Rp 194 M Reviewed by Amborsius Ambarita on 4/02/2017 07:16:00 PM Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.