Pernah Ditabrak Lari, Novel Baswedan Sering Alami Teror dan Intimidasi

Novel Baswedan, penyidik senior KPK
Novel Baswedan, penyidik senior KPK. (Kumparan.com)
Beritakepo.com. Sebelum penyiraman air keras yang dialaminya usai shalat subuh berjamaah di Masjid Al Iksan, Kelapa Gading, Jakarta Utara pagi ini, Novel Baswedan telah mengalami beberapa “teror”, dari intimidasi hingga tabrak lari. Novel sering menangani kasus besar seperti korupsi e-KTP.

Novel masuk KPK pada Januari 2007 ketika lembaga ini dipimpin Taufiequrachman Ruki. Sebelumnya ia berkarir di Kepolisian dengan pangkat terakhir Komisaris Besar.

Di KPK, pria 47 tahun ini dipercaya menangani beberapa kasus besar. Pada awal 2012 misalnya, Novel memimpin penyelidikan dalam kasus korupsi simulator Surat Izin Pengemudi (SIM). Dalam kasus ini, Novel harus memimpin penggeledahan terhadap mantan korpsnya sendiri hingga memidanakan Inspektur Jenderal Djoko Susilo.

Tak lama setelah memimpin penggeledahan di markas kepolisian, pada Oktober 2012, sejumlah polisi mendatangi gedung KPK untuk menjemput Novel. Ia ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penembakan terhadap pencuri sarang burung walet di Lampung pada 2004.

Teror adalah peristiwa berulang bagi Novel. Wadah Pegawai KPK menyebut bahwa sebelum peristiwa hari ini, Novel pernah mengalami intimidasi hingga tabrak lari.
Novel Baswedan saat dijenguk Ketua KPK dan Kapolda Metro Jaya
Novel Baswedan saat dijenguk Ketua KPK dan Kapolda Metro Jaya. (Kumparan.com)
“Kami mengutuk keras perbuatan biadab tersebut sebagai bentuk dari teror dan bagian dari upaya pelemahan KPK dan perlawanan balik terhadap pemberantasan Korupsi,” demikian dikutip dari siaran pers Wadah Pegawai KPK, serikat pekerja komisi antirasuah yang dipimpin Novel.

Meski demikian, pegawai KPK menegaskan, ” Bahwa selangkahpun kami tidak akan mundur, apapun resikonya, karena kami yakin perjuangan pemberantasan korupsi tdk boleh berhenti dgn ancaman, intimidasi maupun serangan apapun juga.”


Pegawai KPK juga mohon untuk mendoakan , Novel Baswedan, agar segera diberikan kesembuhan dan dapat kembali bertugas.

“Novel adalah kami dan kami adalah KPK yang tidak akan pernah berhenti untuk berjuang melawan korupsi.”

Baca juga: Kronologi Novel Baswedan Disiram Air Keras Usai Salat Subuh
Pernah Ditabrak Lari, Novel Baswedan Sering Alami Teror dan Intimidasi Pernah Ditabrak Lari, Novel Baswedan Sering Alami Teror dan Intimidasi Reviewed by Amborsius Ambarita on 4/10/2017 09:18:00 PM Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.