Ramai Soal #AingSunda, Ini Klarifikasi Admin Twitter TNI AU

Kicauan @_tniau yang dipelintir
Kicauan @_tniau yang dipelintir.
Beritakepo.com. Belakangan ini, Twitter diramaikan oleh tweet dari akun resmi TNI AU @_TNIAU. Ini terkait dengan hastag #aingsunda yang masih bersinggungan dengan masalah Pilgub DKI.

Admin TNI AU yang terkenal dengan panggilan Airmin membalas cuitan dari Wasekjen Partai Demokrat, Rachland Nashidik di twitter-nya, @ranabaja. Pada cuitan itu, Rachland mengomentari soal Cagub DKI Basuki T Purnama (Ahok) yang kini masih menjabat sebagai Gubernur DKI.

"Saya, Sunda, menolak Ahok yang Tionghoa. Alasan saya: Ahok menggusur dengan melawan hukum, melecehkan HAM, memperalat tentara". Saya rasis?" tulis Rachland di akun Twitternya, @ranabaja, yang dibalas oleh Airmin, seperti yang dilihat oleh detikcom pada Senin, (24/3/2017), pukul 20.43 WIB.

Airmin yang terkenal dengan cuitan lucunya, membalas dengan memberi pertanyaan kepada Rachland. Admin TNI AU berbicara soal masalah kebangsaan.

"1. Saat anda bilang 'Sunda' berarti anda BELUM Indonesia. 2. Bisa dijelaskan soal 'memperalat tentara'?" tulis @_TNIAU.

Balasan dari @_TNIAU dipelintir sebagian pihak karena dituding menghina Suku Sunda sehingga memunculkan hastag #AingSunda dari banyak netizen. Salah satunya @AqBeack yang ikut mengomentari cuitan Airmin.


"@ranabaja #AingSunda min..emang Sunda bukan Indonesia min..?," tulis @AqBeack.
Menanggapi hal tersebut, @_TNIAU menulis klarifikasi dan tanggapan. Airmin menjelaskan tidak memiliki maksud untuk merendahkan suatu suku di Indonesia.

"Sebagai tanggung jawab atas cuitan, Airmin mohon maaf kepada rekan-rekan Airmien khususnya yang berasal dari Jawa Barat (Urang Sunda), Sebeneranya Cuitan airmin tersebut semata-mata untuk menjawab cuitan @ranabaja sebaiknya tidak membawa sukunya untuk menolak seseorang terlebih dengan menambahkan rasnya," tulis @_TNIAU.

Maksud dan tujuan @_TNIAU menurut Aimin adalah untuk mengingatkan agar tidak membawa suku, apalagi Indonesia yang merupakan bentuk persatuan dalam konteks SARA. Airmin mengimbau agar setiap pihak mengatasnamakan dirinya sendiri dan tidak membawa-bawa urusan SARA, khususnya untuk hal-hal sensitif.

"Karena banyak anggota TNI juga yang ras Tionghoa, bahkan Tionghoa tentunya juga Sunda dan airmin maksudkan agar cukup mengatakan 'saya' dan tak perlu membawa nama suku karena kita adalah SATU INDONESIA," ujar Airmin.

@_TNIAU pun meminta maaf jika ada masyarakat, khususnya dari suku Sunda yang merasa tersinggung.

"Jika hal ini menjadi salah pengertian dan pemahaman terhadap apa yang ingin airmin sampaikan, sekali lagi airmin mohon maaf," kata Airmin.
Ramai Soal #AingSunda, Ini Klarifikasi Admin Twitter TNI AU Ramai Soal #AingSunda, Ini Klarifikasi Admin Twitter TNI AU Reviewed by Amborsius Ambarita on 4/24/2017 10:18:00 AM Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.