Buruh yang Bakar Karangan Bunga Ahok Ternyata Pendukung Anies-Sandi

Aksi buruh FSP LEM SPSI membakar karangan bunga Ahok
Aksi buruh FSP LEM SPSI membakar karangan bunga Ahok. (Istimewa)
Beritakepo.com. Massa buruh yang membakar karangan bunga untuk Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat pada siang tadi di kawasan Balai Kota Jakarta ternyata digawangi oleh Federasi Serikat Pekerja Logam Elektronik dan Mesin - Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP LEM SPSI). Organisasi menyatakan deklarasinya kepada pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno pada Pilgub putaran kedua yang lalu.

Di situs resmi mereka, FSP LEM SPSI bersama organisasi burunya menandatangani Kontrak Politik dengan Anies-Sandi. Salah satu isinya adalah mengenai penetapan upah minimum jakarta yang lebih tinggi ketentuan menggunakan PP 78/2015.

Dilansir suara.com, Idrus, Sekjen FSP LEM SPSI‎ sendiri mengakui hal itu.

"Iya kami dukung Anies-Sandi, karena dia yang mau janji memenuhi tuntutan buruh. Kalau Ahok kan nggak mau," tutur Idrus di depan Balai Kota Jakarta, Senin (1/5/2017).

"Anies-Sandi sudah berjnji akan penuhi tuntutan kami. Kami juga sudah ada kontrak politik dengan Anies-Sandi waktu kampanye kemarin. Dia berjanji tidak akan gunakan PP 78 dalam menentukan UMP," sambungnya.

Baca juga: Buruh Diperintah Bakar Karangan Bunga untuk Ahok di Balai Kota

Lalu apa alasan mereka melakukan pembakaran?


Idrus mengatakan, pembakaran karangan bunga merupakan bentuk kekesalan para buruh di Jakarta karena upah di buruh di Jakarta tak kunjung naik. Ia membandingkan upah Jakarta dengan daerah lain, yang menurutnya Jakarta masih rendah.

"‎Aksi pembakaran karangan bunga ini kami lakukan karena Ahok tidak menaikkan UMP sampai sekarang. Bakar karangan bunga ini adalah sebagai simbol bersih-bersih," kata Idrus.

Namun, usai membakar karangan bunga tersebut. Massa tersebut malah menggunakannya sebagai payung untuk melindungi diri mereka dari hujan.

Kini beredar rumor ada pesanan politik dari kubu Anies-Sandi dalam aksi pembakaran karangan bunga Ahok sehingga membuat kekacauan di sisa jabatan Ahok-Djarot di DKI. Hal ini dimaksudkan untuk menggiring opini bahwa kepemimpinan Ahok adalah sumber masalah kekacauan ini dan Anies-Sandi datang untuk merangkul semua golongan di DKI sehingga tercipta ketentraman. Benarkan hal itu?

Idrus sendiri mengelak hal itu

"Oh nggak ada," kata dia.

Kendati begitu, Idrus menyatakan bahwa dirinya bertanggung jawab atas pembakaran karangan bunga Ahok tersebut. Apabila ada yang menuntut dan memperkarakan secara hukum, ia siap menghadapi.

"Saya bertanggung jawab atas pembakaran karangan bunga ini," kata dia.
Buruh yang Bakar Karangan Bunga Ahok Ternyata Pendukung Anies-Sandi Buruh yang Bakar Karangan Bunga Ahok Ternyata Pendukung Anies-Sandi Reviewed by Amborsius Ambarita on 5/01/2017 04:12:00 AM Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.