Dikawal Banser, dr Fiera Lovita Kini Diamankan di Jakarta

dr Fiera Lovita dan kedua anaknya tiba di Bandara Soekarno Hatta
dr Fiera Lovita dan kedua anaknya tiba di Bandara Soekarno Hatta. (Twitter @dh4nanta)
Beritakepo.com. Dokter Fiera Lovita akhirnya meninggalkan Solok, Sumatera Barat setelah mendapat intimidasi dari orang tak dikenal. Intimidasi ini terjadi setelah dirinya mengunggah status di Facebook yang berkaitan dengan Rizieq Shihab, pemimpin Front Pembela Islam (FPI).

Dokter Fiera meninggalkan Solok dikawal polisi dan seorang Barisan Ansor Serbaguna Nahdlatul Ulama (Banser) hingga bandara. "Dikawal dari Polres Kota Solok dan dilanjutkan kepolisian daerah berikutnya. Ada tiga kali berganti mobil," ujar Dokter Fiera via telepon, Selasa (30/5/2017), seperti diberitakan Liputan6.com.

Kemudian setelah tiba di bandara daerah yang dituju, dokter Fiera kembali mendapat pengawalan dari seorang Banser. Ia tak bersedia menyebut daerah tujuannya.

"Yang pasti sekarang saya ingin menenangkan diri dulu. Saya belum kepikiran untuk menetap atau mencari kerja baru, yang penting saya keluar dulu dari Solok. Tenangkan diri, jauh dari pihak-pihak yang mengintimidasi," ujar dia.

Dokter Fiera pun berterima kasih kepada pihak kepolisian yang sudah mengantarkannya ke tempat aman.

Menurut Damar Juniarto, Koordinator Regional Southeast Asia Freedom of Expression Network (SAFEnet), jaringan LSM yang memperjuangkan kebebasan berekspresi di Asia Tenggara, Fiera Lovita yang kerap disapa Dokter Lola selama ini berada di Solok bersama kedua anaknya karena penugasan dinas.

Ia bertugas di RSUD Solok. Sementara sang suami tetap berada di Jakarta. Kini mereka bersama kembali. Namun Dokter Fiera masih berada di bawah perlindungan. “Dia berada di safe house," kata Damar, dilansir Kumparan.com.


Nama Dokter Fiera, ujar Damar, masuk ke dalam Facebook Page “Database Buronan Umat Islam” yang kini telah ditutup oleh Facebook berkat laporan netizen kepada Facebook.

“Pada FB Page tersebut, ada foto serta alamat rumah orang yang menjadi target untuk diburu. Sejak itu ditutup, kami masih melacak mereka (orang-orang yang membentuk FB Page Database Buronan Umat Islam) kira-kira pindah ke (akun) mana,” ujar Damar.

Damar berkata, total terdapat 52 nama yang masuk ke daftar buronan itu, dan itulah yang membuatnya resah.

“Ini kasus bukan cuma tentang Fiera, bukan hanya satu orang. Tapi puluhan. Perburuan terhadap mereka terjadi di seluruh Indonesia. Ini bahaya,” kata dia.

Sebanyak 52 nama yang menjadi target perburuan tersebut, ujar Damar, telah dititipkan rekan mereka untuk diberikan kepada Direktur Tindak Pidana Siber Mabes Polri, Komisaris Besar Fadli Imran.

Fadli sendiri telah mengetahui soal Facebook Page “Database Buronan Umat Islam” yang kini ditutup Facebook atas laporan warga. Menurut Fadli kemarin, meski FB Page terkait telah diblokir, Kepolisian telah memegang data terkait isinya, dan akan melacak siapa pengelola akun tersebut.

Baca juga: Dilaporkan Netizen, FB Tutup Akun 'Database Buronan Umat Islam'

Dokter Fiera menerima intimidasi setelah beberapa kali mengunggah postingan di Facebook antara tanggal 19 sampai 21 Mei 2017. Sejumlah hal yang ia tuliskan ialah, “Kalau tidak salah, kenapa kabur? Toh ada 300 pengacara n 7 juta ummat yg siap mendampingimu, jgn run away lg dunk bib”, dan “Kadang fanatisme sudah membuat akal sehat n logika tdk berfungsi lagi, udah zinah, kabur lg, masih dipuja & dibela.”

Status-status tersebut, menurut Fiera dalam surat terbukanya, kemudian di-capture dan disebarkan banyak orang di internet, lantas oleh sebagian dari mereka “ditambahi kata-kata yang provokatif, kotor, dan mengajak orang lain untuk membenci dan melaknat saya.”

Hingga Fiera ditemui sejumlah polisi di rumah sakit tempatnya bertugas, RSUD Solok, dan diperingatkan telah menjadi target penggerebekan dan penangkapan oleh FPI. Kepolisian juga menawarkan perlindungan kepada Fiera.

Namun belum lama dari pertemuan Fiera dengan polisi Solok, ia dikepung “beberapa orang berjubah” yang mengetuk-ngetuk jendela mobilnya di parkiran mobil RSUD Solok. Selama kejadian berlangsung, Fiera bersama kedua anaknya.

Fiera kemudian membuat surat permohonan maaf. Kabid Humas Polda Sumatera Barat AKBP Syamsi berkata, “Mereka (Fiera dan FPI) sudah berdamai. Sudah selesai masalahnya, sudah saling memaafkan.”

Baca juga: Polisi: Ada yang Sengaja Adu Domba dr Fiera Lovita dengan FPI
Dikawal Banser, dr Fiera Lovita Kini Diamankan di Jakarta Dikawal Banser, dr Fiera Lovita Kini Diamankan di Jakarta Reviewed by Amborsius Ambarita on 5/30/2017 04:11:00 AM Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.