Pihak Keluarga Chatarina Pertanyakan Motif Asworo Membunuh

Asworo dan Chatarina
Asworo dan Chatarina. (Dokumen Pihak Keluarga/Detikcom)
Beritakepo.com. Martinus Asworo (32) tersangka kasus dugaan pembunuhan Chatarina Wiedjawati (30) telah ditangkap setelah sebulan buron. Namun, motif Asworo menghabisi calon istrinya saat hendak prewedding itu masih menyisakan tanda tanya besar, termasuk bagi keluarga Chatarina.

Seperti diberitakan Detikcom, ayahanda Chatarina, Paulus Selamet, masih bertanya-tanya mengapa Asworo tega menghabisi putri kesayangannya itu. "Sampai saat ini, saya masih nggak percaya, memangnya salah anak saya apa? Kenapa sampai tega melakukan itu (membunuh)," kata Selamet lirih.

Menurut Selamet, hubungan Asworo dan putrinya tersebut selama ini baik-baik saja. "Kalau memang tidak cinta kenapa sampai tega begini?" ujarnya.

Selamet juga berharap Asworo diberi hukuman yang setimpal. "Ya saya berterima kasih pada polisi seandainya sudah tertangkap. Jadi kami serahkan sepenuhnya pada pihak kepolisian untuk hukumannya yang setimpal," kata Selamet.

Asworo dikenal sebagai pribadi yang pendiam. Kesan itu ditangkap sepupu korban, Stefanus Alvian, saat berjumpa dengan Asworo pada Natal tahun lalu. Saat itu, Chatarina mengenalkan Asworo kepada keluarganya di Yogyakarta. Bahkan untuk sekadar senyum pun jarang terlihat di raut wajah Asworo.

"Walau kita bercanda kayak apa, dia ekspresinya datar-datar saja. Saya juga heran," ujar Alvian.

Karakter Asworo sebaliknya berbeda dengan sifat Wiwid yang periang, ceria, dan polos. Wiwid juga dinilai teman dan keluarga sebagai sosok yang sangat peduli terhadap keluarga dan teman-temannya.

"Orangnya baik, ramah, suka bantu orang, bawel tapi dewasa. Suka curhat dan cerita soal pekerjaannya. Pokoknya orangnya ramai," tutur Eva, teman satu kos Chatarina.


Asworo yang bekerja sebagai pegawai fotokopi SMA Xaverius I, Palembang, ini menghilang bagai ditelan bumi setelah Chatarina ditemukan tewas dengan tubuh penuh luka pada semak-semak di Kecamatan Sukarami, Kota Palembang, pada Kamis 11 Mei 2017.

Sejoli ini sebelumnya berencana menikah pada 5 September 2017. Asworo dan Chatarina berpamitan kepada orang tua hendak terbang dari Palembang menuju Yogyakarta untuk melakukan foto prewedding pada Minggu, 7 Mei 2017.

Pelarian Asworo berakhir di tangan Tim Rimau Polda Sumatera Selatan yang dipimpin Kasubdit III Jatanras AKBP Erwin bersama Kanit I Kompol Natoni Hadi. Jejak-jejak Asworo terendus polisi dari aksinya yang terekam CCTV di ATM saat mengambil uang dari rekening Chatarina. Asworo kemudian ditangkap polisi di sebuah rumah kos Belakang Mall, Bandar Lampung pada Senin 12 Juni 2017 siang bolong.
Asworo saat ditangkap
Asworo saat ditangkap. (Istimewa)
"Memang ini terbilang pintar juga orangnya, karena dia paham benar dengan teknologi hingga beberapa kali mengganti nomor dan e-mail handphone merek miliknya. Untuk mengelabui polisi, dia selalu berpindah-pindah tempat di Lampung meskipun sedang berada dalam ketakutan dan rasa bersalahnya," ungkap Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Prasetijo Utomo.

Polisi hingga kini masih memeriksa Asworo secara intensif untuk menguak motif di balik pembunuhan Chatarina. Asworo, apa salah Chatarina?
Pihak Keluarga Chatarina Pertanyakan Motif Asworo Membunuh Pihak Keluarga Chatarina Pertanyakan Motif Asworo Membunuh Reviewed by Amborsius Ambarita on 6/13/2017 08:50:00 PM Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.