BI: Cadangan Devisa RI US$ 127 M, Tertinggi Sepanjang Sejarah

Gedung Bank Indonesia di Jakarta Pusat
Gedung Bank Indonesia di Jakarta Pusat. (Istimewa)
Beritakepo.com. Posisi cadangan devisa (cadev) Indonesia pada akhir Juli 2017 tercatat US$ 127,8 miliar. Ini merupakan cadangan devisa terbesar sepanjang sejarah Indonesia.

"Cadev kita di 2017 ini adalah yang tertingi selama sejarah ekonomi Indonesia mencapai US$ 127,8 miliar," kata Gubernur Bank Indonesia (BI), Agus Martowardojo, ditemui di Gedung DPR, Senin (28/8/2017), seperti diberitakan DetikFinance.

Posisi cadangan devisa pada akhir Juli 2017 itu cukup untuk membiayai 9,0 bulan impor atau 8,7 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.

Cadangan devisa yang terus bertambah itu juga sejalan dengan nilai tukar rupiah yang lebih stabil terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tahun ini.

"Ini yang kami sampaikan, perencanaan 2018 sudah kami suguhkan dalam dokumen, kita harapkan nanti kalau anggaran ini bisa dibahas, disetujui, akan membuat lembaga negara BI bekerja dengan baik untuk menjalankan fungsi, moneter, makro prudensial, dan peredaran rupiah," jelasnya.

Secara singkat Agus menyebutkan, bahwa BI mengajukan anggaran tahunan BI di 2018 sebesar Rp 25,6 triliun. Sedangkan pengeluaran direncanakan sebesar Rp 9,6 triliun.

"Sehingga ada surplus operasional di 2018 sebesar Rp 16 triliun," tambahnya.

Selain itu, dalam dokumen tersebut, BI juga menyampaikan proyeksi pertumbuhan ekonomi di 2018 sebesar 5,29%, inflasi 3,39% dan nilai tukar rupiah Rp 13.550 per dolar AS.
BI: Cadangan Devisa RI US$ 127 M, Tertinggi Sepanjang Sejarah BI: Cadangan Devisa RI US$ 127 M, Tertinggi Sepanjang Sejarah Reviewed by Amborsius Ambarita on 8/28/2017 01:51:00 PM Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.