Hakim Dewi Suryana Sempat Buang Uang Suap Saat Ditangkap KPK

Hakim Dewi Suryana
Hakim Dewi Suryana. (Detikcom)
Beritakepo.com. Terkait operasi tangkap tangan (OTT) terhadap hakim Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu Dewi Suryana, KPK menyebut tersangka sempat membuang uang haram hasil suap tersebut ke halaman belakang rumahnya.

"Uang ditemukan di bagian belakang rumah. Diduga uang tersebut sempat dibuang ke halaman belakang. Tim menemukan uang tersebut di antara rerumputan di belakang rumah," ungkap Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (8/9/2017), dilansir Detikcom.

Namun belum dijelaskan apakah uang tersebut sengaja dibuang untuk menghilangkan barang bukti. KPK juga terus menelusuri duit Rp 75 juta yang ditemukan di rumah saksi pensiunan panitera pengganti berinisial DHN.

"Kita juga masih akan mendalami Rp 75 juta yang ditemukan di salah satu saksi itu ditujukan untuk apa dan untuk siapa. Dan apakah itu pemberian tahap pertama atau tahap berikutnya," tutur Febri.

Dalam kasus itu, KPK menetapkan Dewi Suryana dan panitera pengganti PN Bengkulu Hendra Kurniawan sebagai tersangka penerima. Sedangkan PNS Syuhadatul Islamy sebagai tersangka penyuap.

Dewi dan Hendra diduga menerima suap sebesar Rp 125 juta dari pihak keluarga terdakwa perkara dugaan korupsi Wilson, Syuhadatul. Uang tersebut disinyalir untuk mempengaruhi vonis perkara tipikor dengan terdakwa Wilson.

Baca juga: Kena OTT KPK, Harta Hakim Dewi Suryana Cuma Rp 21 Juta

Wilson sendiri merupakan terdakwa perkara korupsi kegiatan rutin pada Dinas Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kota Bengkulu Tahun 2013. Dia dituntut satu tahun enam bulan penjara dan denda Rp 50 juta.

Sementara, majelis hakim PN Tipikor Bengkulu akhirnya menjatuhkan vonis satu tahun tiga bulan penjara dan denda Rp 50 juta.

KPK mengamankan uang Rp 115 juta dari operasi ini. Sebesar Rp 75 juta ditemukan di rumah Dahniar, selaku pensiunan panitera pengganti. Diduga Rp 75 juta tersebut bagian dari commitment fee Rp 125 juta untuk mempengaruhi putusan.

Menurut Febri, penyidik KPK kini tengah mendalami uang yang ditemukan di rumah Dahniar ditujukan untuk siapa.

"Apa uang itu diperuntukkan untuk pembayaran kedua atau diperuntukkan pemberian kepada pihak yang lain, kami dalami," tuturnya.

Febri menambahkan, para pihak yang diduga terlibat dalam suap ini menyembunyikan pemberian uang untuk pembayaran membeli mobil. Hal tersebut, diketahui dari kuitansi yang ditemukan dari rumah Dahniar.

Febri mengatakan, pihaknya menduga kuitansi tersebut menjadi salah satu alat untuk menyamarkan pemberian uang kepada hakim tersebut.

"Uangnya kami temukan di rumah tersangka hakim tersebut. Diduga ada proses pemberi awal yang berlapis, sarana perbankan dengan cash," kata Febri.
Hakim Dewi Suryana Sempat Buang Uang Suap Saat Ditangkap KPK Hakim Dewi Suryana Sempat Buang Uang Suap Saat Ditangkap KPK Reviewed by Amborsius Ambarita on 9/08/2017 09:49:00 AM Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.