Ahok Berterima Kasih Pada Musuhnya yang Menginginkannya Dipenjara

Ahok mengacungkan dua jari saat tiba di Rutan Salemba
Ahok mengacungkan dua jari saat tiba di Rutan Salemba. (Foto: Kumparan.com)
Beritakepo.com. Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok memaafkan semua musuhnya yang telah membuatnya dipenjara. Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut malah mengucapkan terima kasih kepada mereka. Keceriaan Ahok ini diceritakan oleh Threes Emir, seorang penulis yang ikut mengunjungi Ahok di Mako Brimob beberapa waktu lalu.

Threes Emir adalah satu dari 18 penulis yang terlibat dalam penerbitan buku #kamiAhok. Penulis lain yang juga terlibat, adalah dr. Abrijanto M.Si., A. Bobby Pr., Aji "Chen" Bromokusumo, Amanda Setiorini, Anang YB, Dr. Asvi Warman Adam, Bondan Winarno, Bunga Mega, Dr. C.B. Kusmaryanto, SCJ, Igantius Haryanto, Imelda Bachtiar, Margareta Astaman, Orchida Ramadhania, Riadi Ngasiran, Rizal Badudu, Simon Boyke Sinaga, dan Zuhairi Misrawi.

Awalnya Threes menduga suasana pertemuan dengan Ahok akan sedikit haru dan membuatnya meneteskan air mata.

"Tetapi karena dia gembira, semangat, kita ikut ketularan gembira. Kelihatan banget dia enggak ada dendam atau apa," ujar Threes, Jumat (28/10/2017), dilansir beritakepo.com dari Kompas.com.

Tadinya mau sedih, Threes malah "terbengong" melihat cerianya Ahok. Padahal kalau mengingat kisah dia bisa sampai berada di Mako Brimob ini, Threes mengaku selalu merasa sebal.

Wanita yang menulis buku Simpanan Nyonya Besar ini kagum dengan Ahok yang bisa menerima kondisinya dengan baik. Kepada dia, Ahok bahkan mengatakan orang-orang yang menginginkannya berada di penjara akan menyesal ketika melihat kondisinya.

"Dia bisa ketawa-ketawa, dia bilang, 'pokoknya nyesel deh orang-orang yang kirim saya ke penjara. Orang saya di sini belajar banyak hal, belajar sabar, baca banyak, belajar Bahasa Mandarin," kata Threes menirukan ucapan Ahok.

Kalau orang lain yang mengalami nasib seperti Ahok, Threes menjamin semangat orang itu akan langsung turun. Saat datang ke Mako Brimob beberapa waktu lalu, Threes sempat memberikan surat dari cucunya, Bonfilius Anselmo, untuk Ahok.
Surat balasan Ahok untuk cucu Threes Emir
Surat balasan Ahok untuk cucu Threes Emir. (Kompas.com)

Threes awalnya tidak berharap bahwa surat cucunya akan dibalas cepat. Sebab Ahok mengatakan kini dia masih sibuk membalas surat yang dikirim pada bulan September. Betapa kagetnya Threes begitu tahu surat balasan Ahok tiba kemarin.

Hal yang paling membuat haru adalah isi suratnya. Surat itu bersifat personal, Ahok menyemangati cucunya agar bisa menerbitkan buku. Hal lain adalah cerita singkat Ahok mengenai betapa bersyukurnya dia bisa mengalami kejadian ini.

Betapa dia berterima kasih kepada musuh-musuhnya yang senang dia dijebloskan ke penjara. Isi suratnya seolah menjawab mengapa Ahok masih bisa begitu ceria.

"I have to say thank you to all my enemies who want me in prison," kata Ahok pada surat yang dia tulis untuk cucu Threes.

Sebab, dia menjadi punya banyak waktu untuk membaca, menulis, berolahraga, dan juga berdoa. Ahok bisa melatih mengontrol dirinya, belajar memaafkan, dan belajar cara melayani dengan hati yang riang gembira.

"I've trained my self in self control, forgiveness, and learn how to serve people with joyful heart. Thank God for all this circumstances," tulis Ahok.

Akhirnya, semangat itu pula yang menular ke seluruh ruangan. Pertemuan yang sejatinya penuh haru malah menjadi pertemuan yang penuh suka cita, layaknya bertemu teman lama.

Ketika Threes dan teman-teman penulis lainnya pergi meninggalkan Mako Brimob, Ahok tidak akan sedih dan kesepian. Dia tetap bahagia ditemani surat-surat penyemangat serta buku-buku favoritnya.
Ahok Berterima Kasih Pada Musuhnya yang Menginginkannya Dipenjara Ahok Berterima Kasih Pada Musuhnya yang Menginginkannya Dipenjara Reviewed by Amborsius Ambarita on 10/27/2017 08:51:00 PM Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.