Balai Kota Sepi Tak Seperti Era Ahok, Anies Bantah Larang Warga Mengadu

Kondisi Balai Kota sepi dari aduan warga
Kondisi Balai Kota sepi dari aduan warga. (Beritasatu.com).
Beritakepo.com. Setelah Anies Baswedan dan Sandiaga Uno menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI periode 2017-2022, Balai Kota yang biasanya didatangi puluhan warga sewaktu era Djarot Saiful Hidayat dan ratusan warga pada era Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), kini tampak sepi.

Lalu apa tanggapan Anies? Mantan Mendikbud ini membantah melarang warga untuk datang mengadu langsung ke Balai Kota. Ia menyebut dirinya siap turun tangan memberikan solusi untuk segala permasalahan warga Ibu Kota.

"Tidak pernah ada larangan (melapor). Cuma kami harusnya bisa membuat persoalan ini selesai tanpa merepotkan warga," kata Anies di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (19/10/2017), dilansir beritakepo.com dari detikcom.

Namun Anies masih ingin mencari formula pelaporan warga yang efektif. Ia mengaku kasihan dengan warga yang harus datang dari jauh untuk melapor kepadanya.

"Kasihan warga harus sampai datang ke Balai Kota. Ini rumah mereka di rusunawa jauh-jauh nih, khusus datang ke sini. Nanti kami lihat caranya seperti apa sehingga bisa lebih mudah bagi warga," terangnya.

Anies mengklaim beberapa kali mendapatkan laporan langsung dari warga di Balai Kota. Ia sempat berbincang dengan warga mengenai rusun hingga banjir.

"Ini tadi ada permohonan dari beberapa warga rusunawa. Ini terkait dengan ada masalah air banjir di situ. Kami akan lihat, sudah terima berkasnya. Sekaligus juga ini bagian dari mengecek aliran laporan " sebutnya.

Dilaporkan pada Rabu (18/10/2017), hanya ada 5 warga yang datang mengadu ke Balai Kota. Hal ini sangat kontras bila dibandingkan dengan dua gubernur sebelumnya. Setiap pagi, mulai dari jam 06.00 WIB, Balai Kota sudah dipenuhi warga yang antri untuk melayangkan pengaduan atau foto bersama dengan gubernur mereka.

Ratusan warga selalu memenuhi Balai Kota pada saat zaman Ahok. Memang Ahoklah yang membuka pintu pengaduan warga agar bisa langsung ditindaklanjuti olehnya. Bagi Ahok, Balai Kota adalah milik rakyat dan kantornya rakyat. Ia pun tak segan-segan berbicara langsung dengan warga yang menyampaikan aduan atau aspirasinya atau melayani mereka untuk foto bersama.

Jumlah warga yang datang ke Balai Kota sempat menurun saat kepemimpinan Kota Jakarta diambil alih Djarot Saiful Hidayat sejak Ahok diputuskan bersalah dalam kasus penistaan agama dan langsung ditahan di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.

Karena warga tak lagi bisa mengadu langsung ke Gubernur DKI. Sejak era Djarot, pengaduan warga dibagi enam bagian pengaduan. Yang masing-masing enam bagian pengaduan tersebut dilayani oleh PNS DKI terkait. Djarot hanya sesekali saja bertemu dengan warga yang mengadu.
Balai Kota Sepi Tak Seperti Era Ahok, Anies Bantah Larang Warga Mengadu Balai Kota Sepi Tak Seperti Era Ahok, Anies Bantah Larang Warga Mengadu Reviewed by Amborsius Ambarita on 10/18/2017 10:53:00 PM Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.