Golkar Pilih Ridwan Kamil, Dedi Mulyadi Akan Diusung PDIP?

Dedi Mulyadi dan Ridwan Kamil
Dedi Mulyadi dan Ridwan Kamil. (Foto: tagar.id)
Beritakepo.com. Partai Golkar telah melakukan manuver yang bikin terkejut banyak pihak dengan tidak mengusung kader potensialnya, Dedi Mulyadi, Bupati Purwakarta yang juga ketua DPD Golkar Jabar.

Golkar malah menetapkan dukungan kepada Ridwan Kamil sebagai bakal calon gubernur di Pilkada Jawa Barat 2018 mendatang. DPP Partai Golkar juga menyandingkan kadernya Daniel Mutaqien Syafiuddin sebagai calon wakil gubernur pendamping Ridwan Kamil. Surat Keputusan (SK) penetapan untuk keduanya sudah dikeluarkan DPP Golkar.

"DPP Partai Golkar telah menetapkan calon Gubernur adalah RK dan saudara Daniel Mutaqien sebagai cawagub untuk Pilkada Jawa Barat," ujar Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta pada Jumat (27/10), dilansir Beritakepo.com dari Republika.

Idrus menyebut keputusan ini diambil melalui pertimbangan yang panjang karena Golkar juga harus memperhatikan elektabilitas bakal calon gubernur yang diusung agar punya potensi besar untuk menang.

Berdasarkan survei Poltracking Indonesia pada Juni lalu, Emil berada di peringkat pertama dengan angka 21,38 persen. Sedangkan Dedi Mulyadi berada di posisi kedua di angka 4,88 persen.

"Hasil survei yang ada dengan keinginan bahwa Jabar (Jawa Barat) kami ingin menangkan pertarungan politik pada Pilkada 2018. Karena itu, maka hasil survei menjadi pertimbangan utama," kata Idrus.

Sikap berbeda ditunjukan PDIP dalam membangun posisi politik di Pilkada Jabar 2018. Partai pimpinan Megawati Soekarnoputri tersebut malah mengundang Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi dalam acara Curah Gagasan di Hotel Horison, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu 25 Oktober lalu.

Usai memberikan sambutan, Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto menyebut, Dedi Mulyadi memiliki kedekatan khusus dengan Ketua Umum DPP PDIP Megawati Sukarno Putri.

"Kami memiliki kedekatan. Tetapi pindah tidaknya seseorang dari partai politik, itu merupakan pilihan pribadi. PDIP tidak ada niatan mendorong orang yang memiliki pilihan partai untuk pindah," ujar Hasto.

Hasto juga melihat gagasan yang disampaikan Dedi Mulyadi, sangat dibutuhkan masyarakat Jabar. Kendati, ia juga mengonfirmasi, seluruh tokoh yang diundang memiliki kesempatan politik yang sama untuk diusung PDIP di Pilkada Jabar 2018. Selain Dedi Mulyadi, nama yang dipertimbangkan adalah Dedi Mizwar.

Kepemimpinan Ridwan Kamil di Bandung dinilai belum dapat membawa perubahan secara sistemik dan membawa dasar-dasar kemajuan bagi daerahnya. Hasto pun menyindir kinerja Ridwan Kamil.

"Di situ yang membandingkan salah satu kesimpulannya, kepemimpinan Pak Ridwan Kamil lebih pada basis media sosial dan marketing," ucap Hasto.

Alhasil, manuver politik Golkar membuat banyak pihak memprediksi PDIP akan memasangkan Dedi Mulyadi dengan Dedi Mizwar dengan catatan salah satunya harus legowo menjadi cawagub.

Lalu apa tanggapan Dedi Mulyadi?

Dedi Mulyadi pun enggan menanggapi manuver politik DPP Partai Golkar yang lebih memilih mendukung Ridwan Kamil dibanding dirinya. Meski tak dipilih Golkar, Dedi tetap semangat maju di Pilkada Jabar.

"Untuk soal itu, nanti saya beri keterangan resmi hari Selasa (31/10)," ujar Dedi Mulyadi, di kantor DPD Golkar Jabar, Kota Bandung, Jumat (28/10).

Menurutnya, hari Selasa nanti Golkar Jabar akan memberikan keterangan secara resmi mengenai langkah yang akan dilakukan Dedi Mulyadi dalam Pilkada Serentak 2018. Namun ia memastikan, saat ini kondisinya tidak terlalu berpengaruh mengenai kabar dukungan politik Golkar kepada Wali Kota Bandung tersebut.

"Ya semangat dong, masa enggak punya semangat. Hari Selasa yah," katanya.
Golkar Pilih Ridwan Kamil, Dedi Mulyadi Akan Diusung PDIP? Golkar Pilih Ridwan Kamil, Dedi Mulyadi Akan Diusung PDIP? Reviewed by Amborsius Ambarita on 10/27/2017 09:37:00 PM Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.