Tewas Terseret Motor Begal, Karyawati BNI Tinggalkan Anak 21 Bulan

Rara Sitta bersama putranya
Rara Sitta bersama putranya. (Instagram @kukuhbas)
Beritakepo.com. Rara Sitta Stefanie, karyawati bank yang tewas setelah terseret motor begal di Jalan Melanthon Siregar, Pematangsiantar, Sumatera Utara, Rabu (25/10/2017) malam, meninggalkan suami Hendy Kukuh Baskoro dan anak berusia 1 tahun 9 bulan bernama Ignatius.

Rara baru saja pindah ke Kota Pematangsiantar setelah sebelumnya bertugas di Semarang. Di Siantar, dia tinggal bersama putranya yang masih bayi, sementara suaminya tinggal dan bekerja di tempat berbeda.

"Iya baru pindah belum lama ke Siantar. Suaminya di Jakarta bekerja. Dia sama anaknya di sini. Kalau aslinya orang Semarang, di Semarang kampungnya," kata rekan Rara, salah seorang pegawai Bank BNI, Kamis.

Keluarga sendiri menerima informasi tentang Rara dari Kepala Cabang BNI Pematangsiantar, Iman Rivai M Siregar.

"Sekitar pukul 20.30, Pak Iman telepon ke saya. Pertama tanya nama saya, apakah benar Hendi suaminya Rara. Saya bilang benar dan langsung diberi tahu kalau mereka mau sampaikan ucapan duka. Dibilang istri saya meninggal karena dijambret," kata Hendy ketika ditemui di Bandara Kualanamu.

Dia tak menyangka, Rara yang masih berkomunikasi dengannya beberapa waktu sebelumnya telah meninggal dunia.

"Masih belum percaya sekarang sudah enggak ada. Tadi malam dapat kabar terkejut kali saya. Karena sekitar 19.30 kami masih komunikasian melalui WhatsApp," ujar Hendy, yang akrab disapa Kukuh.

Saat dikabari, dia mengaku sedang menjenguk temannya di rumah sakit.

"Sekitar pukul 20.30 WIB, Pak Iman telepon ke saya. Pertama tanya nama saya apakah benar Hendy suaminya Rara. Saya bilang benar dan langsung diberitahu kalau mereka mau sampaikan ucapan duka. Dibilang istri saya meninggal karena dijambret. Saya enggak percaya karena masih baru saja komunikasi," kata Hendy.

"Saya bilang saya sudah transfer gaji saya ke dia karena baru gajian. Saya kirimnya dua kali, satu untuk anak satu untuk dia. Itulah dibilangnya, 'kok mesti dua kali, sekali aja'," tambahnya.
Rara Sitta dan suaminya
Rara Sitta dan suaminya. (Facebook @kukuhbaskoro)
Hendy mengaku tak punya firasat sama sekali bahwa istrinya akan pergi untuk selama-lamanya. Hendy menduga sifat tegas Rara yang membuat istrinya itu terdorong mengejar jambret.

"Istri saya ini orangnya punya prinsip. Makanya dia kejar itu katanya yang jambret karena dia tahu dia enggak salah, cuma seperti ini rupanya kejadiannya," kata Hendy.

Dia menjelaskan, terakhir jumpa bersama istrinya itu pada 10 Oktober lalu di Jakarta. Waktu itu, Rara datang bersama anaknya, Ignatius Dirga Manggala (1 tahun 9 bulan).

"Dia lagi cuti saat itu. Ada acara pesta pernikahan teman. Biasanya saya yang datang ke sini sekitar sebulan sekali," katanya.
Tewas Terseret Motor Begal, Karyawati BNI Tinggalkan Anak 21 Bulan Tewas Terseret Motor Begal, Karyawati BNI Tinggalkan Anak 21 Bulan Reviewed by Amborsius Ambarita on 10/27/2017 11:52:00 AM Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.