Sebut KPK Langgar UU, Pengacara Minta Presiden, Polisi & TNI Lindungi Setnov

Pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi
Pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi. (Antara/Tirto.id)
Beritakepo.com. Setya Novanto dipanggil KPK sebagai saksi terkait kasus korupsi e-KTP pada Senin (13/11) besok. Dia dipanggil sebagai saksi untuk tersangka Anang Sugiana Sudihardjo (Direktur Utama PT Quadra Solution). Namun pengacara Novanto, Fredrich Yunadi, menyarankan kliennya untuk tidak hadir.

"Kita berikan saran tidak hadir karena KPK tidak punya wewenang untuk memanggil," kata Fredrich di kantor DPP Golkar, Jalan Anggrek Neli Murni, Jakarta Barat, Minggu (12/11/2017), dilansir beritakepo.com dari detikcom.

Saran untuk tidak hadir itu disebut Fredrich lantaran KPK tidak belum mendapat izin dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Selain itu, Fredrich juga menyebut KPK melanggar UUD 1945 bila memanggil Novanto.

"Itu adalah UUD 1945. Tolong satu hal dicatat. UUD 1945 Pasal 20A, itu bilang anggota dewan memiliki hak untuk bicara, hak untuk bertanya, untuk mengawasi, dan punya imunitas. Tolong, kita semua mengerti bahasa Indonesia. Pasti tahu imunitas itu apa," kata Fredrich.

Fredrich menyebut tindakan inkonstitusional KPK adalah terkait belum adanya surat persetujuan dari presiden untuk kembali memanggil Novanto. Dia juga merujuk pada putusan banding kasus e-KTP yang tidak menyebut keterlibatan Novanto.

"Mereka melakukan tindakan inkonstitusional. Itu tidak kita inginkan. Apalagi putusan pengadilan tinggi sudah sangat jelas. Mereka tidak terima, dan katanya mau kasasi. Kalau memang mereka malaikat, kenapa kalah terus?" ucap Fredrich.

Apabila nantinya KPK menggunakan upaya paksa, dia meminta perlindungan ke Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Pasti kita minta perlindungan pada presiden, termasuk polisi dan juga TNI. Mereka itu (KPK) mau memecah belah Indonesia. Jelas itu ada indikasi memecah belah Indonesia. Mereka melakukan tindakan inkonstitusional," ujar Fredrich.
Sebut KPK Langgar UU, Pengacara Minta Presiden, Polisi & TNI Lindungi Setnov Sebut KPK Langgar UU, Pengacara Minta Presiden, Polisi & TNI Lindungi Setnov Reviewed by Amborsius Ambarita on 11/12/2017 03:41:00 AM Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.