Tahanan Teroris Ngamuk di Mako Brimob, Polisi Bantah Ada Pelemparan Alquran

Kerusuhan di Rutan Mako Brimob
Kerusuhan di Rutan Mako Brimob. (Facebook @asih.ilmiah.1)
Beritakepo.com. Terjadi keributan di rumah tahanan teroris Markas Komando Brimob Polri, Kelapa Dua, Depok, Jumat (10/11/2017) petang, sekitar pukul 16.00 WIB. Keributan tersebut bermula saat petugas Densus 88 melakukan sweeping di sel-sel narapidana kasus terorisme dan menyita sejumlah ponsel.

"Piket Densus melaksanakan penggeledahan dan ditemukan HP empat buah milik Juhanda, Saulihun, Kairul Anam, dan Jumali," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rikwanto melalui keterangan tertulis, Jumat malam, seperti dilansir beritakepo.com dari detikcom.

Penyitaan ponsel itu membuat salah satu napi tidak terima dan memancing keributan. Ia memancing petugas dengan mengeluarkan ucapan yang memprovokasi.

Aksi tersebut berhasil memancing reaksi petugas dan tahanan di blok lain.

"Bahwa benar dengan kegiatan pemeriksaan tersebut salah satu tahanan ada yang tidak terima dan mancing-mancing petugas dengan ucapan macam-macam, kemudian anggota ada yang terpancing ucapan mereka dan ada tahanan yang sambil takbir keras-keras sehingga memancing tahanan blok sebelahnya," jelasnya.

Kerusuhan tak terelakkan. Perlawanan dilakukan napi terhadap petugas sehingga mengakibatkan rusaknya fasilitas rutan, seperti pintu sel tahanan dijebol dan rusaknya pintu pagar lorong blok serta kaca jendela, yaitu di Blok C dan Blok B.

Anggota piket pun mengeluarkan tembakan ke atas sebagai peringatan.

"Sampai saat ini suasana sudah bisa direda oleh piket densus. Setelah itu anggota siaga di piketan sambil menunggu perkembangan," kata Rikwanto.

Dia juga membantah adanya isu liar yang menyebut kejadian ini dipicu pelemparan Alquran oleh petugas. "Hoax," ujarnya.

Pesan hoax tersebut berbunyi:

#Update
#mako_brimob
#rusuh
Telah terjadi kerusuhan di mako brimob kelapa dua depok tawanan teroris membakar dan menghancurkan ruangan karena petugas jaga ahmad dan timnya melempar alquran dan mengakibatkan para tawanan mengamuk. Sampai saat ini kerusuhan di mako brimob masih berlanjut 3 blok terbakar dan pintu hancur. Semaua, doakan ikhwah2 kita yang ditawan di Mako Brimob.
#AlfathChannel
Sementara itu, Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul juga meluruskan isu liar di media sosial yang menyebut kerusuhan ini dipicu adanya pelemparan Alquran oleh aparat. Dia menyatakan itu hoax alias kabar bohong.

"Tidak benar terjadi pelemparan Alquran oleh petugas jaga, yang ada adalah para petugas melakukan pemeriksaan terhadap buku-buku dan benda-benda yang ada di dalam sel. Saat ini kondisi rumah tahanan sudah kondusif dan para penghuni rutan sudah tenang," ujarnya saat dimintai konfirmasi secara terpisah.

Kepala Korps Brimob Irjen Murad Ismail menyatakan hal yang sama. Dia menegaskan tidak benar ada pelemparan Alquran dan pembakaran fasilitas rutan seperti yang diisukan. "Hoax," ujarnya saat dimintai konfirmasi

Sementara seorang netizen mengunggah video yang memperlihatkan tahanan teroris tersebut berusaha memprovokasi petugas dan merebut senjata mereka. Ada lambang ISIS dalam tahanan tersebut.




Namun, para tahanan masih ada yang melakukan provokasi. Selanjutnya, pihak rutan berkoordinasi dengan Brimob Polri untuk mem-back up pengamanan di rutan Mako Brimob. Saat ini, situasi di lokasi sudah kondusif.
Tahanan Teroris Ngamuk di Mako Brimob, Polisi Bantah Ada Pelemparan Alquran Tahanan Teroris Ngamuk di Mako Brimob, Polisi Bantah Ada Pelemparan Alquran Reviewed by Amborsius Ambarita on 11/10/2017 09:03:00 AM Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.