Tempeleng Kades Saat Rakor, Dandim Rembang Minta Maaf

Letkol (Inf) Darmawan Setiyadi dan Muhamad Hilaludin
Letkol (Inf) Darmawan Setiyadi dan Muhamad Hilaludin. (Detikcom)
Beritakepo.com. Dandim 0720/Rembang, Letkol (Inf) Darmawan Setiyadi menampar Muhamad Hilaludin (Kades Jambangan, Kecamatan Sarang) saat rapat koordinasi (Rakor) pengawasan dana desa yang digelar di Pendopo Museum RA Kartini Rembang. Darmawan melakukan itu karena merasa disepelekan melihat Hilaludin menyandarkan kepalanya di kursi saat dia menyampaikan materi.

Suasana rakor pun berubah menjadi gaduh. Para kepala desa peserta Rakor memprotes Darmawan. "Pak Dandim tadi sedang memberikan pengarahan di depan. Tapi yang namanya kepala desa, mungkin kecapekan karena banyak aktivitas, saat itu ada yang menyandarkan kepalanya di kursi. Kemudian dia dipanggil sama Dandim, diberi shock therapy semacam militer," ungkap Ketua Paguyuban Kepala Desa se Kabupaten Rembang, Zidad, Jumat (10/10/2017), dilansir beritakepo.com dari detikcom.

Saat dikonfirmasi, Letkol Darmawan Setiyadi, mengakui melakukan tindakan tersebut. Ia pun meminta maaf. Ia mengakui tindakan yang dilakukannya tersebut dipicu kondisi fisiknya yang sedang kelelahan.

Dijelaskannya, saat kejadian dia sedang melakukan pemaparan materi di atas mimbar. Namun, ia merasa ada salah seorang kepala desa yang menunjukkan sikap seolah menyepelekan paparannya itu.

"Saat saya menyampaikan materi untuk kepala desa, ada yang di depan saya terlihat seorang kepala desa terkesan menyepelekan. Saya panggil ke depan, saya ingatkan. Memang saya tempeleng kena pipi, tapi ya nggak keras," kata Darmawan sambil mempraktikan gerakan menyerupai menampar.

Setelah Darmawan turun dari mimbar, para kepala desa lalu menyerukan protes atas tindakan Dandim.

Darmawan mengakui tindakannya tersebut salah dan tidak sepatutnya dilakukan olehnya. "Ya mungkin itulah kondisi kelemahan saya yang mungkin dalam keadaan yang kurang fit. Saya lepas kontrol," lanjutnya.

Namun kemudian Dandim segera menetralisir tindakan dan kesalahannya. Dandim segera mengajak Muhamad Hilaludin (Kades Jambangan, Kecamatan Sarang) yang ditempelengnya itu berjabat tangan.

Dandim meminta maaf secara langsung dan Hilaludin juga sepakat tidak akan memperpanjang kejadian itu.

Mediasi yang dilakukan secara tertutup di Rumah Dinas Bupati Rembang dipimpin langsung oleh Bupati Rembang, Abdul Hafidz. Dalam mediasi tersebut juga nampak hadir Kapolres Rembang, Wakil Bupati Rembang, Sekda Rembang dan perwakilan dari Paguyuban Kepala Desa Rembang.

Usai mediasi, kepada wartawan Bupati mengaku masalah sudah selesai. Dia meminta agar tak diperpanjang masalah tersebut dan menghimbau kepada masyarakat agar tidak memprovokasi masalah tersebut.

"Pak Dandim sudah minta maaf, termasuk dari Kades yang bersangkutan juga sudah memaafkan. Jadi masalah selesai, jangan diperpanjang lagi. Kata maafkan yang paling tinggi, tidak ada syarat atau apa, sudah baik semua," jelas Abdul Hafidz, Jum'at (10/11/17) sore.
Tempeleng Kades Saat Rakor, Dandim Rembang Minta Maaf Tempeleng Kades Saat Rakor, Dandim Rembang Minta Maaf Reviewed by Amborsius Ambarita on 11/10/2017 08:20:00 AM Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.