Tersangka dan Ditahan, Arseto Juga Tak Diakui Anak oleh Pdt Yesaya Pariadji

loading...
Arseto dan ayahnya Yesaya Pariadji
Arseto dan ayahnya Yesaya Pariadji. (arsetopariadji.com)
Beritakepo.com. Arseto Suryoadji Pariadji ditahan di Polda Metro Jaya setelah diperiksa secara intensif sejak semalam. Arseto ditahan sebagai tersangka dalam proses penyidikan di kepolisian untuk 20 hari ke depan.

Ada beberapa alasan subjektif penahanan, yakni dikhawatirkan melarikan diri, mengulangi perbuatannya dan menghilangkan barang bukti.

"Penahanan itu kewenangan penyidik," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, Kamis (29/3/2018), dilansir beritakepo.com dari Detikcom.

Tak hanya ditahan, Arseto juga mendapat 'cobaan' lain. Sang ayah, Pendeta Yesaya Pariadji cuci tangan atas perbuatannya. Gembala Sidang Gereja Tiberias Indonesia tersebut malah tak mengakui Arseto sebagai anaknya.

Klarifikasi resmi disampaikan Pdt Yesaya Pariadji lewat situs resmi Gereja Tiberias Indonesia. Ada 4 poin yang ditegaskan dalam pernyataan tersebut. Salah satunya menyebut Arseto tak ada hubungan dengan nama Pariadji.

"Sdr Arseto Suryoadji tidak memiliki hubungan apapun dengan nama Pariadji, 'tulis pernyataan Pdt. Yesaya.

"Gereja dan Pdt Dr Yesaya Pariadji tidak bertanggung jawab atas segala pemikiran, perkataan, perbuatan, maupun tindakan lainnya yang dilakukan oleh Arseto Suryoadji. Segala perbuatannya adalah tanggung jawab pribadi," tulisnya lagi.


Surat pernyataan Pdt Yesaya Pariadji
Surat pernyataan Pdt Yesaya Pariadji. (tiberias.or.id)

Pariadji boleh menyangkal bahwa Arseto 'bukan' anaknya, namun di laman biografi arsetopariadji.com, Arseto mengungkapkan rasa sayangnya terhadap ayahnya.

Ayahnya sangat baik sama arseto, orang yang selalu membela arseto. Sebab itu saya akan berbuat apa saja yang harus dilakukan untuk mem protect dia tanpa dia harus tau.

Saya sejak kecil harus merelakan quality time yang harusnya kita miliki menjadi hilang., saya harus merelakan saat saat dekat dengan papa saya karena saya tau papa saya bukan milik saya sendiri tetapi dia dimiliki banyak orang,umatnya.

Sebagai sahabat saya tidak pernah akan membiarkan sahabat diancam, diperas, di fitnah oleh siapapun. Semua yang saya lakukan organisasi,partai dll murni inisiatif saya pribadi.

my father, my hero, my everlasting best friend. I really love you Pah... i really do..


Mungkin Yesaya geram akan perilaku Arseto selama ini. Selain kasus ini, Arseto adalah mantan narapidana dalam kepemilikan psikotropika jenis sabu pada tahun 2008 dan divonis penjara selama 10 bulan penjara.

Dalam arsetopariadji.com, Arseto menyebut dirinya sebagai anak keempat dari pasangan Pariadji dan Ibu Etty Darniaty. Kakak kandungnya adalah Aristo Purboadji Pariadji yang disebutkan merupakan Anggota DPRD DKI dari Gerindra.

Baca juga: Fitnah Pernikahan Anak Jokowi Dijual Rp 25 Juta, Siapa Arseto Pariadji?

Arseto menulis merupakan lulusan jurusan operasional hotel di Hotel Institute Montreaux, Swiss. Selain itu disebutkan pula Arseto merupakan master lulusan Institut Theologia Solo. Arseto ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan ujaran kebencian (hate speech) terhadap kelompok tertentu. Arseto disidik atas dasar laporan dari kelompok tertentu yang dipostingnya melalui akun Facebook.


Arseto disangka pasal 28 ayat 2 Jo Pasal 45 A ayat 2 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 ttg Perubahan atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 ttg ITE dan/atau Pasal 156 KUHP. Dia diduga telah menyebarluaskan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan SARA.

Pada Rabu (28/3) kemarin, Arseto juga dilaporkan oleh relawan Jokowi Mania (Joman) atas dugaan pencemaran nama baik. Arseto dinilai mencemarakan nama baik atas perkataannya yang menyebutkan bahwa kartu undangan mantu Jokowi dijual Rp 25 juta.

Baca juga: Beberapa Jam Usai Dilaporkan, Arseto Pariadji Serahkan Diri ke Polisi
Tersangka dan Ditahan, Arseto Juga Tak Diakui Anak oleh Pdt Yesaya Pariadji Tersangka dan Ditahan, Arseto Juga Tak Diakui Anak oleh Pdt Yesaya Pariadji Reviewed by Amborsius Ambarita on 3/28/2018 09:08:00 PM Rating: 5

Tidak ada komentar:

loading...
Diberdayakan oleh Blogger.