Tuding Kecelakaan Proyek Karena Mark Up, Prabowo Asbun?

loading...
Prabowo Subianto saat silaturahmi di NTB
Prabowo Subianto saat silaturahmi di NTB. (Kompas.com)
Beritakepo.com. Walaupun belum mendeklarasikan diri sebagai capres, Prabowo Subianto mulai unjuk gigi jelang Pilpres 2019. Dalam beberapa kesempatan, Ketua Umum Gerindra tersebut mengkritik pemerintahan Joko Widodo seperti masalah utang hingga menyebut Indonesia bisa bubar di tahun 2030.

Terakhir, saat turun gunung ke Jawa Barat dalam acara 'Prabowo Menyapa Warga Jabar, Prabowo menuding maraknya kecelakaan infrastruktur belakangan ini lantaran negara mencuri uang rakyat. Dijelaskan Prabowo, berdasarkan pengalaman empiris atau dari hari ke hari dan sudah jadi pengetahuan umum di Indonesia, pembangunan infrastruktur di RI sering di-mark up. Karenanya, dia tak heran apabila banyak proyek yang ambruk sebelum jadi.

"Karena itu jembatan belum dipakai sudah jatuh. Karena itu infrastruktur di Jakarta yang dibangun besar-besaran, belum dipakai sudah jatuh yang akhirnya terpaksa dihentikan daripada memakan korban lain," ujar Prabowo, Jumat (30/3).

"Apa nggak sedih?" imbuh dia.

Namun tudingan Prabowo dibantah Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono.

"Ya tanya beliau, kalau menurut saya nggak ada, semua proyek hasil lelang," ujar Basuki setelah peletakan batu pertama Masjid At Thohir, Cimanggis, Depok, Jabar, Sabtu (31/3/2018).

Basuki enggan berkomentar lebih jauh soal tuduhan Prabowo.

"Ya makanya semua, terutama yang dari PU itu kan investasi-investasi semua. Kalau yang di PU semua hasil lelang, investasi juga hasil lelang. Jadi kalau beliau punya pendapat begitu tanyakan beliau ya," kata Basuki.


Lalu darimana Prabowo mendapatkan data mengenai mark-up proyek infrastruktur di pemerintahan Jokowi? Ataukah dia asal bunyi (asbun) untuk mengambil momentum dukungan untuk Pilpres demi menjatuhkan elektabilitas Jokowi?

Seperti mengenai prediksinya Indonesia bubar pada 2030, Prabowo mungkin saja memakai sumber yang tak valid seperti dari novel fiksi Ghost Fleet karya Peter W Singer.

Yang perlu diketahui, belakangan ini Prabowo dan kubunya memang gencar melakukan tudingan kepada Jokowi. Mulai dari Amien Rais soal data kepemilikan lahan, Fadli Zon yang memimpikan presiden RI seperti Putin hingga soal mark up proyek ini.

Akun media sosial, @joxjin_jogja menyebut Prabowo dan kroninya melakukan strategi mirroring dengan mengikuti apa yg dilakukan oleh Jokowi Tapi dengan cara membaliknya. Jadi jika publik banyak memperbincangkan proyek infrastruktur yang tengah gencar dilakukan Jokowi, maka Prabowo akan membahas masalah ini dengan tudingan yang tak jelas untuk menggaet perhatian publik.

Bagi Prabowo, yang penting makin banyak yang tak menyukai Jokowi bukan semakin banyak publik yang menyukainya. Makanya tak heran, mereka mencetuskan hashtag #2019GantiPresiden bukan #2019PrabowoPresiden.
Tuding Kecelakaan Proyek Karena Mark Up, Prabowo Asbun? Tuding Kecelakaan Proyek Karena Mark Up, Prabowo Asbun? Reviewed by Amborsius Ambarita on 3/31/2018 08:40:00 AM Rating: 5

Tidak ada komentar:

loading...
Diberdayakan oleh Blogger.