Polisi Gerebek Pesta Seks Swinger 3 Pasutri dalam Hotel di Malang

loading...
Polisi rilis kasus swinger party di Malang
Polisi rilis kasus swinger party di Malang. (Foto: iNews)
Beritakepo.com. Pihak Polda Jawa Timur berhasil membongkar kasus pesta seksi swinger atau bertukar pasangan yang melibatkan tiga pasutri atau pasangan suami istri di salah satu hotel di Lawang, Malang pada Sabtu, 14 April yang lalu. Saat ditangkap, ketiga pasangan tersebut sedang melakukan hubungan seksual dengan bertukar pasangan dalam satu kamar hotel.

"Petugas menggerebek mereka di salah satu hotel di Malang. Saat digerebek kegiatan itu sedang berlangsung," ujar Kasubdit Renakta Polda Jawa Timur AKBP Yudhistira Widyawan saat rilis di Kantor Humas Polda Jatim Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Senin (16/4/2018), dilansir beritakepo.com dari Detikcom.

Dalam pengungkapan itu, polisi juga mengamankan empat kondom yang belum terpakai, enam celana dalam, tiga buah BH, satu telepon genggam, satu handuk dan dua sprei.

Dalam rilis kasus ini, polisi hanya menghadirkan 5 dari 6 orang pelaku swinger tersebut yakni RL (49), SS (47), WH (51), DS (29) dan AG (30).

Polisi pun menetapkan satu tersangka bernama Tri Harso Djoko Sulistijono (53) atau Ion dalam kasus ini. Ion disebut adalah admin sebuah WhatsApp grup (WAG) bernama Sparkling yang mengundang pasutri yang berminat akan fantasi hubungan seksual bertukar pasangan terjadi mengorganisasi terjadinya swinger party tersebut.

Untuk masuk ke grup, Ion menetapkan syarat, yakni setiap pasangan merupakan pasutri yang resmi menikah. Untuk membuktikannya, pasutri harus mencantumkan buku nikah agar bisa masuk ke dalam grup.

loading...

"Jadi syarat dari admin, pasangan wajib yang sudah resmi menikah karena harus menunjukkan buku nikah," tambah Yudhistira.

WAG tersebut beranggotakan 28 orang yang berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur seperti Surabaya, Sidoarjo, Malang, Tuban, Jember, Nganjuk, dan Kertosono. Selain WhatsApp, mereka juga berhubungan dengan pasangan swinger lainnya melalui media sosial Twitter.

Sejauh ini, lanjut Yudhistira, antara satu pasangan dengan pasangan lain saling kenal. Karenanya, polisi menduga seluruh anggota komunitas menyimpang tersebut berteman. Untuk memastikan hal itu, penyidik masih melakukan pendalaman, termasuk mengetahui total jumlah anggota dalam komunitas tersebut.

“Pengakuan tersangka, anggota grup saling tukar pasangan ini sering berganti. Sejak dibentuk tahun 2013, banyak yang keluar-masuk. Karenanya, ini masih kami dalami. Termasuk kemungkinan adanya praktik menyimpang seksual lainnya,” tuturnya.

Menurut polisi, kasus ini terungkap atas informasi dari masyarakat.

"Pengungkapan ini berasal dari informasi masyarakat tentang adanya perilaku seks menyimpang yaitu swinger yang melibatkan pasangan resmi," tutur Yudhistira.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat tindak pidana dengan sengaja mengadakan atau memudahkan perbuatan cabul dengan orang lain sebagaimana pasal 296 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama satu tahun empat bulan.
Polisi Gerebek Pesta Seks Swinger 3 Pasutri dalam Hotel di Malang Polisi Gerebek Pesta Seks Swinger 3 Pasutri dalam Hotel di Malang Reviewed by Amborsius Ambarita on 4/16/2018 08:48:00 AM Rating: 5

Tidak ada komentar:

loading...
Diberdayakan oleh Blogger.